Step by Step Menyelamatkan Diri Saat Kapal Karam

Mengalami kecelakaan kapal merupakan peristiwa yang tak terduga. Baik itu kapal tenggelam, karam, tertabrak, dan kondisi darurat lain. Perlunya antisipasi agar tidak berjatuhan korban jiwa dan luka-luka. Dalam artikel satu ini akan dibahas step by step menyelamatkan diri saat kapal karam. Check this out!

Langkah Menyelamatkan Diri Saat Kapal Karam

Langkah Menyelamatkan Diri Saat Kapal Karam

Kapal karam merupakan kejadian tak terduga, bahkan saat peralatan kapal sudah lengkap, nahkoda profesional, dan kontruksi kapal yang semuprna tetap saja dapat terjadi kecelakaan kapal laut. Hal ini dapat disebabkan berbagai faktor, salah satunya pengaruh ombak dan tertabrak sesuatu. Apabila kapal mengalami karam maka hal utama yang dilakukan adalah menyelamatkan diri saat kapal karam. Simak penjelasan berikut ini.

1. Memperhatikan Panduan Keselamatan Sebelum Berangkat

Sangat penting melihat dan memahami panduan keselamatan yang ditampilkan pada layar televisi di dalam kapal. Hal tersebut berguna agar Anda tidak panik dan mengikuti langkah tepat. Sayangnya banyak orang menghindari panduan keselamatan. Ujung-ujungnya ketika terjadi kondisi darurat timbul kepanikan.

2. Mengetahui Lokasi Jaket Pelampung 

Jaket pelampung merupakan peralatan paling dicari-cari ketika kapal akan karam. Jadi, sejak menaiki kapal tidak ada salahnya mencari tahu lokasi jaket pelampung. Saat kondisi darurat biasanya penumpang menjadi panik dan berebut menggunakan alat keselamatan.

Masing-masing kapal biasanya menyediakan jaket pelampung sesuai dengan kapasitas maksimum penumpang. Menetahui lokasi jaket lebih dulu adalah antisipasi agar tidak kehabisan jaket dan meminimalisir kegagalan penggunaan.

3. Memahami Denah Kapal

Setiap kapal pasti menampilkan denah secara spesifik. Anda wajib memahami denah kapal dengan baik. Terutama ruang penumpang, ruang kemudi, toilet, dan letak sekoci penyelamat. Sehingga jika kapal akan karam tidak tergesa-gesa lagi menemukan titik paling aman untuk memperoleh bantuan.

4. Tidak Bersikap Panik

Sangat penting untuk bersikap tidak panik karena kepanikan Anda dapat merugikan penumpang lain. Terutama saat menerima sinyal darurat yang disiarkan awak kapal. Berupa 7 kali alarm pendek dan 1 kali alarm berbunyi panjang.

Tetap bersikap tenang sampai kapten menjelaskan apa yang tengah terjadi melalui sambungan intercom. Selain itu, hindari kerumunan disatu titik karena menyebabkan kondisi kapal kurang stabil.

Baca juga: Memanfaatkan Instagram Bisnis untuk Usaha Anda

5. Meninggalkan Barang Yang Tidak Perlu

Harta merupakan sesuatu berharga, tetapi singkirkan pemikiran tersebut ketika berada dalam situasi berbahaya. Artinya tidak perlu membawa seluruh barang berharga jika akan merepotkan upaya penyelamatan diri. Intinya Anda harus menyelamatkan diri sendiri dan orang sekitar terlebih dahulu.

Selain itu, keberadaan barang berharga seperti perhiasan biasanya mengganggu penggunaan jaket keselamatan. Anda wajib bertahan hidup sampai ada bantuan yang datang.

6. Segera Berkumpul ke Deck Kapal 

Biasanya beberapa menit usai kapal karam langsung tenggelam. Namun masih dapat diperkirakan sesuai dengan muatan kapal. Dalam kondisi kapal akan karam maka segera berkumpul menuju deck kapal berdasarkan instruksi awak kapal. Jika masih sulit tertolong maka melompat ke permukaan air merupakan pilihan terakhir. 

7. Mengikuti Instruksi Awak Kapal

Pahami bahwa awak kapal sudah terlatih dan berpengalaman melewati kondisi darurat saat kapal berlayar. Jadi jangan ragu mengikuti instruksi awak kapal. Misalnya saat diminta menuju tempat evakuasi maka utamakan diri sendiri terlebih dahulu. Prosedur penyelamatan penumpang yang dilakukan awak kapal sesuai standard keamanan pelayaran.

8. Apabila Berada di Bagian Bawah Kapal Menunggu Instruksi

Saat kapal karam biasanya masih ada orang yang berada dalam bagian bawah kapal. Jika hal ini terjadi harusnya gesit bergerak menuju sekoci. Sebab, biasanya bagian bawah kapal yang rentan bocor dan masuk air dalam jumlah besar.

9. Bertahan Di Permukaan Air Hingga Bantuan Datang

Usai naik ke sekoci dan menggunakan pelampung berusahalah tetap bertahan. Misalnya mengurangi gerakan tubuh, membagi tempat dengan penumpang lain, dan tidak panik. Jika Anda tidak memperoleh jaket pelampung ataupun tempat di sekoci, cobalah melakukan teknik mengapung selama beberapa saat.