Semakin Menggila! Judi Togel di Tengah Pandemi COVID-19

Tim Satuan Reskrim Resmob Polresta Manado telah sukses meringkus oknum kasus dunia judi togel atau toto gelap. 4 orang yang telah terlibat di dalam kasus ini berhasil diamankan oleh pihak berwajib.

“Ada 4 orang. Kami telah mengamankan para pelaku bersama dengan sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah ST, DM, EP dan MY (inisial).” Ungkap Kombes Pol. Elvianus Laoli, selaku Kapolresta beserta dengan Thomy Aruan (Kasat Reskrim Kompol), dan Iptu Yusak Parinding selaku Kasubbag Humas dalam konferensi press di dalam ruang Press Polresta Manado, Kamis (14/1/2021) kemarin.

https://viralqq.best/

Inisial ST telah diamankan beserta dengan sejumlah barang bukti berupa uang tunai dengan nilai Rp. 161.000. Ditambah dengan sebuah potongan kertas dengan isi nomor pasangan (bet) togel. Kemudian MY ditangkap dengan barang bukti uang tunia Rp. 1.856.000. Ditambah dengan Smartphone (HP) Oppo dengan warna Gold dan juga sebuah rekening dari salah satu bank swasta Indonesia, BCA.

“Kemudian Daud alias DM telah ditangkap bersama dengan sejumlah barang bukti berupa uang tunai bernilai Rp. 587.000. Ada juga sebuah Smartphone (HP) dengan merk Redmi Note 7, 1 buah Smartphone Samsung J1 dan juga 7 potongan kertas sebagai rekapan nomor pembelian/pasangan judi toto gelap. Sementara EP ditangkap dengan barang bukti berupa uang Rp. 4.869.000. Sebuah Smartphone (HP) dengan merk Samsung J5 prime Gold ditambah dengan sebuah buku tulis dengan isi angka-angka togel yang sudah dipasang.”ungkap Kapolresta Manado, Kombes Pol. Elvianus Laoli.

DAMPAK COVID-19

Kapolresta Manado, Kombes Pol. Elvianus Laoli berharap pada seluruh masyarakat bahwa pada masa WFH “Work From Home” saat Pandemi COVID-19 ini. PIhak pemerintah sudah berniat baik untuk menyalurkan berupa bantuan sosial. Tujuannya adalah agar dapat membantu dan menolong seluruh masyarakat.

“Oleh sebab itu, pakai bantuan dari pihak Pemerintah untuk memenuhi seluruh keperluan setiap hari. Bukan untuk beragam hal yang tidak terlalu baik. Seperti contohnya membeli minum-minuman keras maupun bermain judi togel seperti ini.”ungkapnya.

Sementara itu Iptu Yusak Parinding selaku Kasubbag Humas Polresta Manado mengungkapkan jika para tersangka sekarang ini berada dalam pihak penyidikan oleh satuan Reskrim Polresta Manado. Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 303 ayat 1 ke-1 KUHP dengan hukuman ancaman maksimal kurungan penjara 10 tahun.

Pada semua masyarakat, dia tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih. Sebab telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberitahukan informasi tentang semua jenis praktik perjudian.

“Kami (Pihak Kepolisian) masih terus akan berkomitmen untuk memberantas seluruh bentuk praktik perjudian di sini (Manado). Seperti salah satunya judi togel! Pada masyarakat, jika tahu informasi tentang praktik perjudian, jangan ragu! Segera saja laporkan hal itu ke pihak aparat kepolisian setempat.”ungkapnya.

SEMENTARA ITU DI BANYUMAS..

Tidak hanya Manado, Polres Banyumas juga telah sukses meringkus 14 pemain judi togel yang berada di sekitar 11 lokasi Kab. Banyumas, Jateng (Jawa Tengah). Ke-14 orang itu ditangkap lantaran menjadi penjual/bandar judi toto gelap (togel) dan juga bermain kartu ceki.

AKBP Bambang Yudhantara Salamun. Kapolres Banyumas mengatakan jika kasus ini adalah tindak lanjut setelah adanya laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas perjudian di daerahnya. Di tambah lagi, sekarang ini para ibu-ibu juga merasa resah. Sebab uang belanja mereka telah habis dipakai oleh para suami untuk bermain judi.

Atas laporan itu, Polres Banyumas dalam waktu 1 minggu menggelar sejumlah razia dan sukses mengungkapkan 11 kasus judi dan meringkus 14 tersangka. Dari ke-11 kasus itu, 9 kasus adalah dari dunia judi togel. Sementara sisanya adalah dunia judi kartu ceki.

“Umumnya, mereka memiliki omzet Rp. 200 ribu – Rp. 500 ribu per-titik atau para pengepul togel.”ungkap AKBP Bambang Yudhantara Salamun.

Kasus ini juga telah tersebar di banyak kecamatan, Kab. Banyumas. Seperti diantaranya Kec. Sokaraja, Kec. Sumbang, Kec. Kedungbanteng, Baturraden, Kembaran, Kec. Purwokerto Timur, Kec. Ajibarang, Kec. Jatilawang Dan Kec. Pekuncen.

Para tersangka yang telah ditangkap sekarang telah ditahan di Kantor Polres Kab. Banyumas. Sedangkan kegiatan judi togel sendiri telah diduga berlangsung sejak beberapa bulan lalu.

Dari semua tersangka yang sudah ditangkap, polisi sukses menyita 11 Smartphone (HP), puluhan kertas kupon togel, kartu ceki, buku dan rekapan uang tunai dengan nilai hampir Rp. 5.000.000. Tersangka terancam hukuman 10 tahun kurungan penjara.